![]() |
| Perkuat Perlindungan Pekerja, Pemkab Tebo dan BPJS Ketenagakerjaan Jalin Sinergi Strategis |
Suaratebo.net - Pemerintah Kabupaten Tebo terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan dan proteksi bagi tenaga kerja di wilayahnya. Hal ini ditegaskan dalam pertemuan silaturahmi antara Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, SE, M.Si, dengan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi II yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati pada Senin (02/03/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat sinergi jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Tebo. Fokus utama diskusi ini adalah memperluas cakupan kepesertaan, tidak hanya bagi pekerja di sektor formal, tetapi juga menyasar para pekerja informal yang memiliki risiko kerja tinggi namun seringkali belum terlindungi.
Optimalisasi Jaminan Sosial bagi Pekerja Formal dan Informal
Dalam arahannya, Wakil Bupati Nazar Efendi menyampaikan bahwa perlindungan jaminan sosial merupakan hak dasar setiap pekerja. Pemerintah Kabupaten Tebo berupaya memastikan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pegawai non-ASN hingga petani dan pedagang kecil, mendapatkan akses jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan.
"Kami menyambut baik koordinasi ini sebagai langkah nyata pemerintah dalam hadir di tengah masyarakat. Perlindungan ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan jaring pengaman ekonomi bagi keluarga pekerja saat terjadi risiko yang tidak diinginkan," ujar Nazar Efendi.
Fokus pada Perluasan Kepesertaan dan Edukasi
Kerja sama ini nantinya akan mencakup beberapa poin strategis, di antaranya:
- Integrasi Data, Memastikan sinkronisasi data pekerja untuk mempermudah pendaftaran kepesertaan.
- Edukasi Masif, Sosialisasi bersama mengenai manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
- Penguatan Regulasi, Mendorong sektor swasta dan UMKM di Tebo untuk lebih patuh dalam mendaftarkan tenaga kerjanya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jambi II mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkab Tebo. Diharapkan dengan sinergi yang semakin solid, angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tebo dapat ditekan melalui skema perlindungan sosial yang tepat sasaran.
