![]() |
| Kekuatan Doa di Waktu Berbuka, Ikhtiar Menghapus Nama Keluarga dari Siksa Neraka |
Suaratebo.net - Waktu berbuka puasa bukan sekadar saat melepas dahaga, melainkan momen emas di mana langit terbuka bagi doa-doa hamba-Nya. Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak pada saat ia berbuka." (HR. Ibnu Majah)
Waktu "Itqun minan Naar" (Pembebasan dari Neraka)
Setiap malam di bulan Ramadan, Allah SWT memiliki hamba-hamba yang dipilih untuk dibebaskan dari api neraka. Hal ini ditegaskan dalam hadis:
"Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari neraka pada setiap siang dan malam (di bulan Ramadan)..." (HR. Ahmad).
Oleh karena itu, saat matahari terbenam adalah waktu yang sangat kritis untuk memohon keselamatan bagi orang tua, istri, dan anak-anak kita.
Doa yang Dianjurkan untuk Keluarga
Secara spesifik, tidak ada satu teks doa "paten" yang harus dibaca kata demi kata untuk menghapus nama di neraka. Namun, para ulama menganjurkan kita menggunakan doa-doa dari Al-Qur'an dan Sunnah yang mencakup perlindungan keluarga (An-Nisa: 1, Al-Furqan: 74).
Bacaan yang dapat diamalkan saat berbuka:
Setelah membaca doa buka puasa standar (Dzahabaz-zhamau...), sambunglah dengan doa tulus dalam bahasa yang Anda pahami atau doa berikut:
Untuk Orang Tua:
Robbirhamhuma kama robbayani soghiro. (Ya Allah, sayangilah mereka sebagaimana mereka mendidikku di waktu kecil).
Untuk Istri & Anak (QS. Al-Furqan: 74):
Rabbana hab lana min azwajina wa dhurriyatina qurrata a’yunin waj’alna lil-muttaqina imama. (Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa).
Doa Mohon Pembebasan dari Neraka:
Allahumma 'atiq riqabana, wa riqaba aba'ina, wa ummahatina, wa azwajina, wa dhurriyatina minan-naar.
Artinya: "Ya Allah, bebaskanlah leher kami (diri kami), leher ayah kami, ibu kami, istri kami, dan keturunan kami dari api neraka."
Tips Agar Doa Terkabul
Agar doa Anda lebih "valid" dan berpeluang besar diijabah, perhatikan adab berikut:
- Hadirkan Hati, Jangan hanya membaca lisan, tapi rasakan ketakutan akan neraka dan kasih sayang pada keluarga.
- Makan yang Halal, Doa sulit terkabul jika makanan saat berbuka berasal dari harta haram.
- Ulangi 3 Kali, Rasulullah SAW menyukai doa yang diulang-ulang (iltihah).
Menghapus nama keluarga dari daftar penghuni neraka adalah misi setiap kepala keluarga. Dengan memanfaatkan waktu mustajab saat berbuka, kita sedang mengetuk pintu Arsy agar orang-orang yang kita cintai dikumpulkan kembali di surga-Nya.
