![]() |
| Ilustrasi mediasi Puluhan Tenaga Kerja Honorer DLH Tebo Menuntut Keadilan/ Ai |
Suaratebo.net - Puluhan tenaga kerja honorer Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tebo mendatangi gedung DPRD Kabupaten Tebo pada Senin (15/09/25) untuk menyuarakan nasib mereka. Mereka merasa diperlakukan tidak adil karena tidak diajukan sebagai calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, meskipun telah mengabdi selama belasan tahun.
Keresahan Honorer DLH
Salah satu honorer DLH, Irzi, mengungkapkan keresahan mereka di hadapan anggota DPRD Tebo. Ia menilai bahwa DLH tidak adil karena tidak mengajukan mereka sebagai PPPK paruh waktu, meskipun telah lama mengabdi di bidang kebersihan. "Tujuan kami datang ke DPRD untuk mencari keadilan. Ada yang sudah bekerja sampai 8 tahun, bahkan saya pribadi sudah 12 tahun, tapi tidak diajukan," ujar Irzi dengan nada kecewa.
Begini Alasan DLH
Menurut Irzi, alasan DLH tidak mengajukan mereka sebagai PPPK paruh waktu karena terkendala Surat Keputusan (SK) dan Perjanjian Kerja (PK) tenaga kebersihan. Selain itu, tidak adanya formasi yang tersedia juga menjadi salah satu penyebab ketidakpastian nasib mereka. (16/25)
Harapan Honorer DLH
Dengan kedatangan mereka ke DPRD, para honorer kebersihan DLH Tebo berharap ada solusi dan perhatian serius dari pemerintah daerah. Mereka menegaskan bahwa tuntutan yang dibawa bukan untuk mencari keuntungan pribadi, melainkan demi keadilan dan kepastian status bagi para pekerja kebersihan yang selama ini menjadi garda terdepan menjaga lingkungan tetap bersih di Kabupaten Tebo. (HS)

