Lagi ! Buaya Ganas Menerkam Warga Pulau Jelmu



Lagi ! Buaya Ganas Menerkam Warga Pulau Jelmu


Gambar : Warga tengah menyisir pinggiran sungai batang hari mencari korban

Suaratebo.net, Muara Tebo – Warga Desa Pulau Jelmu mendadak dihebohkan dengan salah seorang warga yang diterkam buaya, sebelumnya tidak jauh dari desa Pulau Jelmu buaya juga tampak muncul di daerah Pulau Temiang yang tidak jauh dari lokasi kejadian di desa pulau jelmu saat ini. (17/02/2018)
Gambar : Hofisah merupakan korban keganasan buaya
Hofsah (35) yang merupakan warga desa pulau jelmu ini tengah mandi di jamban yang tidak jauh dari rumahnya bersama rekannya, namun na’as saat Hofsah selesai mandi dan saat berdiri, tanpa disadari buaya langsung menyambar kaki Hofsah dan menyeretnya hingga ketengah sungai hingga tidak terlihat, sempat muncul kepermukaan buaya dengan korbannya, namun menghilang lagi, saat ini warga tengah mencari keberadaan buaya tersebut.
Gambar : Warga masih menunggu munculnya buaya ganas tersebut
Kejadian ini dibenarkan oleh salah seorang warga Lukman “benar warga kami diterkam buaya, kejadiannya jam 08.00 setelah mandi kemudian berdiri hendak pulang, nah pada saat beridiri itulah buaya menyambar kakinya, dan menyeretknya ketengah sungai batang hari, sempat timbul, namun hilang lagi, kini warga sedang mencari samo – samo, kami jugo mohon bantuan rekan – rekan kalau ado kenal orang pintar yang bisa mencari keberadaan saudara  kami ini (korban) mohon dibantu” jelas Lukam yang juga merupakan pemuka agama di desa pulau jelmu.
Gambar : Semua lini di kepung warga untuk menunggu kemunculan buaya
Akhir – akhir ini keganasan buaya sungai batang hari sangat terlihat, entah apa penyebabnya belum tau, apakah pengaruh pencemaran air, yang membuat sumber makanan di dalam air semakin berkurang, atau factor lainnya, yang jelas perlu kehati – hatian saat berada di pinggiran sungai batang hari.

Warga juga mengatakan bahwasanya kejadian beberapa waktu yang lalu di daerah pulau temiang, buaya sampai memporak porandakan perahu warga setempat hingga berkeping – keping.

Hingga berita ini diturunkan warga masih ramai dipinggiran sungai guna mencari beberadaan korban dan buaya ganas tersebut. (HS-ST)